Jen in UK

Ini adalah lanjutan cerita liburanku kemarin. Selain ke London, aku juga pergi ke beberapa tempat lain seperti Cotswolds, Bicester Village, Warner Bros Studio Leavesden, dan Edinburgh. Nah sekarang aku akan cerita lebih detail tentang tempat-tempat ini. Kira-kira ada apa sih di sana? Seberapa jauh sih dari London? And is it worth a visit?

Cotswolds

Cotswolds ini mungkin memang nggak terlalu terkenal karena bentuknya semacam kumpulan pedesaan gitu, beberapa di antaranya : Burford, Bibury, Stow on The Wold, Woodstock, Bourton-in-the-water, Upper and Lower Slaughter (iya namanya serem), etc. Kemarin aku semacam ikut local private tour yang bisa menjemput dan nganterin balik ke hotel kita di London. Tour ini agak flexible karena kita bisa tentuin mau ke desa-desa yang mana aja, dan bisa pilih mau include tour guide atau nggak. Kalau nggak mau pakai guide, biayanya jadi cuma untuk sewa minibus dan supir aja.

Untuk ke sana day trip aja udah cukup rasanya karena jaraknya yang hanya kurang lebih 90 menit naik mobil dari London. Dan karena desa di sana kecil-kecil banget sebenarnya sih nggak perlu waktu yang lama juga buat liat-liat di tiap desa. Kurang lebih main attractions di Cotswolds ya rumah-rumah mereka yang unik, local shops yang barangnya juga lucu-lucu, dan beberapa pemandangan alam kayak bunga-bunga dan danau kecil. Not much to see and to do here in Cotswolds, tapi ya memang cukup memberikan pandangan lain karena suasananya yang jauh beda dengan di kota. Ada juga sih beberapa penginapan kecil (tapi menarik) di sini. Cocok untuk orang-orang yang suka sama suasana sepi, sejuk, dan santai.

 

 

Edinburgh

Kalau Edinburgh ini pasti udah banyak yang tau. Biasanya orang-orang yang ke UK ya pasti mampir ke kota ini juga. Waktu ngerencanain itinerary kemarin, sempat bingung sih apa kita akan ke sini juga karena mengingat waktu yang cuma 10 hari itu dan jaraknya lumayan jauh dari London. Tapi akhirnya kita pergi juga ke sini dan menetap 3 hari 2 malam. Perjalanan naik kereta dari London King’s Cross Station ke Edinburgh Waverley Station memakan waktu kurang lebih 5 jam begitu juga sebaliknya. Walaupun terkesan lama tapi sebenarnya agak nggak berasa juga sih karena  selama perjalanan kita ngelewatin banyak pemandangan cantik dan beberapa kota seperti: York, Newcastle, Doncester, etc.

Karena hari pertama itu aku sampai sana udah siang, jadi aku cuma jalan-jalan di sekitar hotel. Pertama aku masuk ke National Museum of Scotland yang letaknya emang nggak jauh dari hotel dan lagi ada pameran Mummy! Begitu masuk langsung senang karena museumnya terang dan bersih. Koleksinya pun lengkap banget ada tentang hewan, galaksi, design, fashion, kebudayaan, sampai teknologi kayak telephone, kendaraan, dan tentang Skotlandia itu sendiri. Selain bisa ngeliat display koleksi mereka, banyak juga alat-alat interaktif yang bisa kita pakai buat tau lebih banyak hal tentang koleksi-koleksi mereka. Pokoknya super lengkap dan menyenangkan. Karena para tante-tante capek dan nggak suka museum, aku akhirnya di sana sendirian sampai museumnya tutup. Walaupun udah jam 5 sore tapi di Edinburgh langit masih terang banget jadi aku malas buru-buru balik ke hotel dan mutusin buat eksplor kota ini sedikit. Aku pun akhirnya jalan-jalan ke St. Giles Cathedral, Victoria Street (inspirasi Diagon Alley di Harry Potter), dan sekitarnya.

Hari kedua kita naik hop on-off buses yang dilengkapi guide dan bisa muterin seluruh kota Edinburgh. Dengan bayar £20, kita bisa muter-muter naik 3 bus tour berbeda selama 24 jam. Karena aku mau explore banyak tempat hari ini, jadi aku jalan sendiri dan pisah dari para tante. Aku masuk ke Edinburgh Castle yang rasanya nggak terlalu gede. Kalau ingin tau info lebih lengkap seputar istana, kamu bisa sewa audio guide atau nggak ikut guided tour yang gratis di halaman istana pada jam tertentu. Di sini kita bisa lihat The Stone of Destiny atau Coronation Stone, batu yang dipakai untuk pelantikan raja dan ratu Inggris lengkap dengan pedang dan mahkotanya. Pemandangan dari wilayah istana ini bagus banget sih karena kita bisa ngelihat kota Edinburgh dari berbagai sisi. Aku pun naik ke Calton Hill yang ternyata tanjakannya lumayan bikin capek karena tangganya banyak banget. Di sana ada banyak yang bisa kita lihat, salah duanya adalah Nelson Monument dan National Monument. Kita juga bisa duduk dan ngeliat pemandangan kota Edinburgh yang super cantik dari sini. Walaupun capek naiknya, tapi semua worth it karena sebagus itu. Kali ini aku belum sempet pergi ke Holyrood Park dan Arthur’s Seat tapi lain kali aku pasti ke sana karena katanya pemandangan di sana pun nggak kalah cantik.

Di hari terakhir aku cuma jalan-jalan sebentar di Newtown dan balik lagi naik kereta ke London. Edinburgh ini cantik banget sih karena banyak banget gedung-gedung tua yang cantik juga dengan langit yang sangat enak buat dilihat. Sayangnya di sini masih banyak homeless yang minta-minta di pinggir jalan gitu. Tapi rasanya tetap aman kok buat jalan-jalan sendirian walau tetap harus hati-hati ya. hehe.

 

Bicester Village

Jadi Bicester Village ini sebenarnya adalah nama satu daerah gitu tapi kemudian dibikin jadi spesial karena ada semacam komplek pertokoan yang isinya factory outlet dari berbagai brand ternama. Isinya  bikin takjub sih karena ada Prada, Gucci, Kate Spade, TUMI, Samsonite, sampai Clarks sekalipun. Harga barang-barang yang dijual beneran murah jauh dari di toko karena memang mungkin warna yang tersedia cuma warna-warna kurang favorit atau bahkan model-modelnya yang udah lewat. But still kalau kamu hoki ada aja loh yang model baru dengan warna wajar. Dan semua barang di sini dijamin asli ya karena memang yang jualan ini toko-toko resminya. Di Bicester ini lah kamu bakal banyak berjumpa dengan turis-turis Tiongkok dan Indonesia!

Untuk ke sini, kemarin aku naik kereta selama kurang lebih satu jam dari Marylebone Station ke Oxford dan turun di Bicester Village. Kalau kamu bingung, di Marylebone Station ada pusat informasi sendiri tentang Bicester ini kok. Ini salah satu tempat wajib dikunjungi bagi kamu yang suka belanja hehe. Dan mungkin lebih baik kalau kamu pergi cukup pagi biar kalau ada sisa waktu dari sini masih bisa jalan-jalan lagi ke Oxford misalnya.

 

Warner Bros Studio Tour, Leavesden

Nah ini dia salah satu highlight jalan-jalan ku kemarin, Warner Bros Studio Tour : The Making of Harry Potter! Ini adalah studio di mana banyak adegan dalam film-film Harry Potter diambil yang sekarang udah disulap jadi semacam museum kecil Harry Potter. So exciting!  Aku akan cerita mendetil tentang tempat ini dan akan aku buat satu post khusus nanti ya. Stay tuned teman-teman.

Meanwhile, ayo kasih tau aku tempat-tempat yang harus atau ingin kalian kunjungi di UK. ❤

 

XOXO,

Jennifer Hakim

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s